JAKARTA (DP) – Hadirnya New Jeep Grand Cherokee 3.0L di Indonesia membuat PT Garansindo Inter Global (Garansindo) selaku distributor resmi Jeep di Indonesia mengaku percaya diri bisa meraih lebih banyak konsumen di segmen SUV premium yang diramaikan Mercedes-Benz M-Class dan BMW X5.
Alasannya, Garansindo mematok harga yang kompetitif untuk Grand Cherokee di Indonesia yaitu Rp 1,170-1,230 miliar. Sementara itu, M-Class dan X5 dibanderol dengan harga kisaran Rp 1,189-1,269 miliar.
Dipatoknya harga tersebut karena Jeep Grand Cherokee 3.0L terbebas dari Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) lebih tinggi dari Grand Cherokee edisi sebelumnya. Seperti diketahui, PPnBM yang diatur Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 ditujukan kepada untuk kendaraan bermotor dengan kapasitas mesin di atas 3000 cc.
“Kalau pabrikan lain punya program Low Cost Green Car (LCGC), kenapa kita tidak bikin Low Cost Grand Cherokee?” tukas Rieva Muchsin, Chief Marketing Officer Garansindo. “Ini adalah salah satu strategi untuk membawa mobil CBU yang lebih premium dengan harga terjangkau.”
Sebelumnya, Garansindo memasarkan Grand Cherokee dengan spesifikasi mesin 3.6L V6 Pentastar yang membuatnya dikenai tarif pajak lebih tinggi. hal tersebut praktis membuat Grand Cherokee tanpa rival di segmen tersebut.
Dengan ditawarkannya Grand Cherokee dengan mesin 3.0L V6 Pentastar tentu akan lebih menarik bagi penggemar SUV premium yang selama ini terpaku pada produk-produk lasiran benua Eropa. [dp/Whr]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar