Jumat, 27 Februari 2015

Baru...!Nissan Menghadirkan Next-Gen Hatchback Minggu Depan

Hot! Nissan Sajikan Next-Gen Hatchback Minggu Depan!

Aditya Kuncoro/26 Februari 2015
Semakin dekat dengan waktu penyelenggaraan event bergengsi Geneva Motor Show 2015 yang bakal digelar minggu depan, satu per satu automaker mulai membuka kartu andalan mereka. Demikian halnya yang dilakukan oleh Nissan Eropa belum lama ini.
Automaker yang bermarkas di Yokohama, Jepang tersebut merilis gambar teaser sebuah konsep next-gen hatchback terbaru yang diklaim bakal menjadi awal dari 'generasi masa depan mobil berukuran kompak Nissan'.
Dilihat sekilas, konsep bernama Nissan Sway yang akan mewarisi peran di segmen mobil berukuran kompak layaknya Nissan March/Micra ini akan terlahir dengan dimensi yang tak jauh beda dengan pendahulunya.
Nissan March Facelift 2013Hanya saja paparan rancang bangun yang dikenakan Sway itu, dilaporkan oleh Caradvice (25/02), bakal menggunggah bahasa desain baru nan unik yang memadukan aroma trendi milik March dengan sudut-sudut radikal milik Nissan Qashqai dan si funky Nissan Juke.
Laporan yang sama mengatakan bahwa Nissan tengah melirik pasar B-segment hatchback Eropa untuk menerjunkan next-gen Micra ini. Dengan kata lain, dominasi Ford Fiesta dan VW Polo nantinya sedikit banyak akan tergeser oleh kehadiran si pendatang baru.

Kamis, 26 Februari 2015

Garasindo Pede New Jeep Cherokee 3.0 L Geser SUV Jerman


/ 27 Feb 2015
JAKARTA (DP) – Hadirnya New Jeep Grand Cherokee 3.0L di Indonesia membuat PT Garansindo Inter Global (Garansindo) selaku distributor resmi Jeep di Indonesia mengaku percaya diri bisa meraih lebih banyak konsumen di segmen SUV premium yang diramaikan Mercedes-Benz M-Class dan BMW X5.
Alasannya, Garansindo mematok harga yang kompetitif untuk Grand Cherokee di Indonesia yaitu Rp 1,170-1,230 miliar. Sementara itu, M-Class dan X5 dibanderol dengan harga kisaran Rp 1,189-1,269 miliar.
Dipatoknya harga tersebut karena Jeep Grand Cherokee 3.0L terbebas dari Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) lebih tinggi dari Grand Cherokee edisi sebelumnya. Seperti diketahui, PPnBM yang diatur Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 ditujukan kepada untuk kendaraan bermotor dengan kapasitas mesin di atas 3000 cc.
“Kalau pabrikan lain punya program Low Cost Green Car (LCGC), kenapa kita tidak bikin Low Cost Grand Cherokee?” tukas Rieva Muchsin, Chief Marketing Officer Garansindo. “Ini adalah salah satu strategi untuk membawa mobil CBU yang lebih premium dengan harga terjangkau.”
Sebelumnya, Garansindo memasarkan Grand Cherokee dengan spesifikasi mesin 3.6L V6 Pentastar yang membuatnya dikenai tarif pajak lebih tinggi. hal tersebut praktis membuat Grand Cherokee tanpa rival di segmen tersebut.
Dengan ditawarkannya Grand Cherokee dengan mesin 3.0L V6 Pentastar tentu akan lebih menarik bagi penggemar SUV premium yang selama ini terpaku pada produk-produk lasiran benua Eropa. [dp/Whr]